Home > Melangir Waktu, Santai > Mencari Buku Yang Hilang

Mencari Buku Yang Hilang

Salam hormat,

Sekali lagi, salam aidilfitri dan salam kemerdekaan.

Bertolak jam 9.30 malam Khamis lalu, dan dijangka kembali ke JB lewat sore Ahad, aku dan famili kini dalam kerangka program istirahat tiga hari di bulan September. Destinasinya Bangi-Seri Kembangan-Kuala Lumpur.

Antara tempat yang difikirkan untuk dikunjungi kali ini ialah kedai buku di Wisma Yakin dan Kinokuniya (KLCC). Ini soal buku. Mencari buku (lama) yang pernah hilang dan sulit menemukannya semula.

(ii)

Suatu waktu dulu, terutama pada zaman persekolahan, aku memang suka membaca novel. Dan sepanjang berkerjaya, aku memang banyak (kerap) membeli buku, dan bermurah hati pula meminjamkan buku kepada rakan, saudara, dan anak murid yang ingin meminjamnya, tanpa mengingati siapa peminjamnya. Syaratnya mudah – pelihara buku itu baik-baik, dan dikembalikan setelah usai membacanya, tanpa contengan atau lipatan.

Yang paling suka dipinjam adalah novel dan buku motivasi. Dan selalunya akan ada buku-buku yang dipinjamkan itu tidak kembali semula ke rak bukuku tanpa kuingat siapa peminjamnya. Demikianlah.

Maka ketika ada kesempatan ke toko (kedai) buku, akan kucari buku-buku yang hilang itu, dan membelinya lagi. Begitulah. Membeli, dan meminjamkannya, dan hilang lagi (kerana tidak dikembalikan). Membelinya lagi, dan tidak serik meminjamkannya lagi, dan tidak ke rak bukuku lagi.

Antara yang masih kuingat dan sukar didapatkan kembali ialah novel SAGA, ATHEIS, LOVE STORY, MERPATI PUTIH TERBANG LAGI, SALINA, TELEGRAM, ZIARAH, MERAHNYA MERAH dan KERING.

(iii)

Dalam program istirahat yang lalu, aku dikecewakan oleh kesedihan melihat Pustaka Antara di Kompleks Wilayah yang sungguh jauh berbeza daripada Pustaka Antara ketika di Jalan Tuanku Abdul Rahman yang aku kenali sekitar awal 1980′an. Dari sebuah bangunan gedung buku nan gah berdiri kepada sebuah kedai kecil yang amat daif dan suram. Harapan untuk mencari lebih banyak novel karya pengarang Indonesia pun terbantut. Pun begitu, kutemukan juga ZIARAH, SITI NURBAYA dan TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK di situ. Alhamdulillah.

Pagi tadi aku cuma menemukan SAGA di MPH Midvalley. Oleh sebab dah lama tidak memesan buku di Kedai Buku Online PTS, kuraih sekali MARYAMAH KARPOV. Koleksi karya ‘Andrea Hirata’ milikku tidak lengkap selagi belum mendapat EDENSOR.

Sepatutnya aku ke Wisma Yakin di Jalan Masjid India saja. Di situ, yang kucari mungkin bisa kutemukan.

Esok mungkin ke Taman Cahaya Seri Alam. Ke Wisma Yakin. Dan Kinokuniya juga jika ada kesempatan. Semuanya hanya kemungkinan ! Hanya jika ada kesempatan !

_________________

- SEORANG AKU

  1. September 23, 2011 at 1:50 pm | #1

    Tahun depan datanglah lagi ke S.Kembangan.

    Kalau nak ke Wisma Yakin, kene pergi pagi-pagi :)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.