Home > Bait, Menyulam Rasa > Sukarnya Memaksakan Pilihan

Sukarnya Memaksakan Pilihan

Salam hormat,

Bila beduk diketuk mengaturkan janji di pentas ibadah, itulah isyarat untuk bersegera melangkahkan kakimu, tanggungjawab yang takbisa ditawar atau tertunda oleh nikmat kepastian dan yakindiri. Engkau cuma makhluk milik-Nya.

Memang demikian fitrahnya. Kecuali yang alpa.

(ii)

Bila kibaran bendera mencaturkan pilihan di pentas terbuka, itulah juga isyarat untuk bersegera melangkahkan kakimu, tanggungjawab yang takbisa tertunda, tapi masih juga bisa ditawar oleh ketidakpastian sang ragu-ragu. Engkau bukan budak mereka.

Memang sukar memaksakan pilihan. Bila engkau tiada pilihan.

___________________________

- SEORANG AKU

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.